Bab Keutamaan Puasa Bulan Rajab



Islamoderat.com ~ Referensi kitab Mukasyafatul Qulub Imam Al Ghazali:

رَجَبٌ مُشْتَقٌّ مِنَ التَّرْجِيْبِ وَهُوَ التَّعْظِيْمُ وَيُقَالُ لَهُ الْأَصَبُّ لِأَنَّ الرَّحْمَةَ تُصَبُّ فِيْهِ عَلَى التَّائِبِيْنَ وَتُفِيْضُ أَنْوَارَ الْقَبُوْلِ عَلَى الْعَامِلِيْنَ وَيُقَالُ لَهُ الْأَصَمُّ لِأَنَّهُ لَمْ يُسْمَعْ فِيْهِ حِسُّ قِتَالٍ
وَقِيْلَ رَجَبٌ اِسْمُ نَهْرٍ فِي الْجَنَّة مَاؤُهُ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مِنَ الْعَسَل وَأَبْرَدُ مِنَ الثَّلْجِ لَا يَشْرَبُ مِنْهُ إِلَّا مَنْ صَامَ شَهْرَ رَجَبٍ
Rajab diambil dari kalimat Tarjiib yg artinya pengagungan, Rajab juga disebut dengan Ashob yg artinya curahan karena rahmat Allah pada bulan rojab di curahlan kepada orang2 yg bertaubat dan cahaya peenrimaan dari Allah terpancar kepada orang2 yg beramal. Rajab disebut sebagai Ashom yg artinya tuli karena dalam bulan rajab tidaklah terdengar suara peperangan. Dan Rajab disebut sebagai nama sebuah sungai di syurga, airnya lebih putih daripada susu, lebih manis daripada madu dan lebig dingin daripada salju, tiada minum dari sungi itu kecuali orang yg berpuasa di bulan Rajab.

قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَبٌ شَهْرُ اللهِ وَشَعْبَانُ شَهْرِيْ وَرَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِيْ
وَقَالَ أَهْلُ الْإِشَارَةِ رَجَبٌ ثَلَاثَةُ أَحْرُفٍ رَاءٌ وَجِيْمٌ وَبَاءٌ فَالرَّاءُ رَحْمَةٌ وَالْجِيْمُ جُرْمُ الْعَبْدِ وَجِنَايَتُهُ وَالْبَاءُ بِرُّ اللهِ كَأَنَّ اللهَ تَعَالَى يَقُوْلُ أَجْعَلُ جُرْمَ عَبْدِيْ بَيْنَ رَحْمَتِيْ وَبِرِّيْ
Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda : " Rajab adalah bulannya Allah, sya'ban adalah bulanku dan romadhon adalah bulan ummatku " Ulama' ahli isyaroh berkata : "Rajab terdiri dari 3 huruf : ro', jim dan ba',Ro' dari Rahmat, Jim dari Jurmul abdi wa Jinayatuhu (dosa dan kesalahan hamba-Nya) dan Ba' dari Birrulloh (kebaikan Allah) jadi seolah2 Allah ta'ala berfirman : 'Aku jadikan dosa dan kesalahan hamba-Ku diantara Rahmat dan kebaikan-Ku".

وَعَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ السَّابِعَ وَالْعِشْرِيْنَ مِنْ رَجَبٍ كُتِبَ لَهُ صِيَامُ سِتِّيْنَ شَهْرًا
وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا إِنَّ رَجَبًا شَهْرُ اللهِ الْأَصَمُّ فَمَنْ صَامَ مِنْ رَجَبٍ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا اِسْتَوْجَبَ رِضْوَانَ اللهِ الْأَكْبَرَ
وَقِيْلَ زَيَّنَ اللهُ الشُّهُوْرَ بِأَرْبَعَةٍ ذِي الْقَعْدَةِ وَذِي الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمِ وَرَجَبٍ وَوَاحِدٌ فَرْدٌ وَهُوَ شَهْرُ رَجَبٍ
Dari abu hurairoh rodhiyallohu anhu, Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : "barang siapa berpuasa tanggal 27 rajab maka di tulis baginya pahala puasa 60 bulan". Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda : "sesunguhnya rajab adalah bulan Allah yg ashom, barang siapa berpuasa di bulan rajab dengan keimanan dan karena Allah maka dia berhak mendapatkan keridhoan Allah yg besar." Dikatakan : Allah menghiasi bulan2 dengan empat bulan yaitu,dzil qo'dah, dzul hijjah, muharram dan Rajab, dan yg satu serta sendirian adalah bulan rajab.

وَحُكِيَ أَنَّ امْرَأَةً فِيْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ كَانَتْ تَقْرَأُ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ رَجَبٍ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ اِثْنَتَيْ عَشْرَةَ أَلْفَ مَرَّةٍ وَكَانَتْ تَلْبَسُ الصُّوْفَ فِيْ شَهْرِ رَجَبٍ فَمَرِضَتْ وَأَوْصَتْ اِبْنَهَا أَنْ يَدْفِنَ مَعَهَا صُوْفَهَا فَلَمَّا مَاتَتْ كَفَّنَهَا فِيْ ثِيَابٍ مُرْتَفِعَةٍ فَرَآهَا فِيْ مَنَامِهِ تَقُوْلُ لَهُ أَنَا عَنْكَ غَيْرُ رَاضِيَةٍ لِأَنَّكَ لَمْ تَعْمَلْ بِوَصِيَّتِيْ فَانْتَبَهَ فَزِعًا وَأَخَذَ صُوْفَهَا لِيَدْفِنَهُ مَعَهَا فَنَبَشَ قَبْرَهَا فَلَمْ يَجِدْهَا فِيْهِ فَتَحَيَّرَ فَسَمِعَ نِدَاءً أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ مَنْ أَطَاعَنَا فِيْ رَجَبٍ لَا نَتْرُكُهُ فَرْدًا وَحِيْدًا
Dikisahkan bahwa ada seorang perempuan di baitul maqdis yg membaca surat al ikhlas sebanyak 12.000 kali setiap hari selama bulan rajab, dia memakai baju bulu yg kasar di bulan rajab. Suatu kali dia sakit dan berwasiyat kpd putranya kalo meninggal kelak agar di kuburkan beserta baju bulunya. ketika telah meninggal, dia di kafani dengan baju yg indah, maka sang anak bermimpi melihat ibunya sedang berkata kpdnya : "aku tidak meridhoimu karena kamu tdk melaksanakan wasiyatku". Sang anak terbangun karena kaget dengan mimpinya, dia mengambil baju bulu ibunya utk dikuburkan bersama sang ibu. Kuburan sang ibu di gali tapi ternyata dia tdk menemukan apapun didalamnya, sang anak menjadi kebingungan. Kemudian dia mendengar ada panggilan : " apakah kamu tdk tahu bahwa orang yg ta'at kepada Kami di bulan rajab maka Kami tdk akan meninggalkan dirinya sendirian ! "

وَرُوِيَ إِذَا كَانَ ثُلُثُ اللَّيْلِ مِنْ أَوَّلِ جُمُعَةٍ مِنْ رَجَبٍ لَا يَبْقَى مَلَكٌ إِلَّا وَيَسْتَغْفِرُ لِصُوَّامِ رَجَبٍ
وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ شَهْرٍ حَرَامٍ كُتِبَ لَهُ ثَوَابُ عِبَادَةِ تِسْعِمِائَةِ سَنَةٍ
قَالَ أَنَسٌ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ صُمَّتْ أُذُنَايَ إِنْ لَمْ أَكُنْ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
اَلْأَشْهُرُ الْحُرُمُ أَرْبَعَةٌ وَخِيَارُ الْمَلَائِكَةِ أَرْبَعَةٌ وَأَفْضَلُ الْكُتُبِ الْمُنْزَلَةِ أَرْبَعَةٌ وَأَعْضَاءُ الْوُضُوْءِ أَرْبَعَةٌ وَأَفْضَلُ التَّسْبِيْحَاتِ كَلِمَاتٌ أَرْبَعَةٌ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَعِمَادُ الْحِسَابِ أَرْبَعَةٌ آحَادٌ وَمِئَاتٌ وَأُلُوْفٌ وَالْأَوْقَاتُ أَرْبَعَةٌ اَلسَّاعَةُ وَالْيَوْمُ وَالشَّهْرُ وَالسَّنَةُ وَسُلْطَانُ الْبَدَنِ أَرْبَعَةٌ صَفْرَاءُ وَسَوْدَاءُ وَدَمٌ وَبُلْغَمٌ وَالْخُلَفَاءُ الرَّاشِدُوْنَ أَرْبَعَةٌ أَبُوْ بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ رِضْوَانُ اللهِ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ
Diriwayatkan ketika sepertiga malam di awal jum'at bulan rajab maka tiadalah tersisa dari malaikat kecuali membaca istighfar utk orang2 yg berpuasa di bulan rajab. Dari Anas rodhiyallohu anhu berkata, Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa puasa 3 hari pada bulan haram maka di tulis baginya pahala ibadah 900 tahun ."

Anas rodhiyallohu anhu berkata : "Tuli kedua telingaku jika aku tdk mendengarkan dari Rasululloh shollallohu alaihi wasallam : ' bulan haram ada empat, malaikat terbaik ada empat, kitab terbaik yg diturunkan ada empat, anggota wudhu ada empat, sebaik2 kalimat tasbih ada empat yaitu subhanalloh wal hamdulillah wala ilaha illallohu wallohu akbar, pokok hitungan ada empat yaitu, satuan, puluhan, ratusan dan ribuan, waktu ada empat yaitu, jam, hari, bulan dan tahun, penguasa tubuh ada empat yaitu, kuning , hitam, darah dan cairan, dan khulafa'ur rosyidin ada empat yaitu, abu bakar, umar, utsman dan ali -semoga Allah meridhoi mereka semuanya -

رَوَى الدَّيْلَمِيُّ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ يَسُحُّ اللهُ الْخَيْرَ فِيْ أَرْبَعِ لَيَالِيَ سَحًّا لَيْلَةِ الْأَضْحَى وَلَيْلَةِ الْفِطْرِ وَلَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَأَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ
وَرَوَى الدَّيْلَمِيُّ أَيْضًا بِسَنَدِهِ عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسُ لَيَالٍ لَا تُرَدُّ فِيْهَا دَعْوَةٌ أَوَّلُ لَيْلَةٍ
مِنْ رَجَبٍ وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَتَا الْعِيْدَيْنِ .
Ad dailami meriwayatkan dari Aisyah rodhiyallohu anha berkata : "Aku mendengar Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Allah menuangkan kebaikan dalam empat malam yaitu, malam adha, malam fitri, malam nisfu sya'ban dan malam awal bulan rajab". Ad Dailami meriwayatkan juga dengan sanadnya dari abu umamah dari Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Ada lima malam yg tdk tertolak doa di dalamnya yaitu, awal malam dibulan rajab, malam nisfu sya'ban, malam jum'at dan dua malam 'iedain."

wallohu a'lam.









via fb catatan pribadi