Melestarikan Tradisi Islam NU bersama Ketua PWNU Lampung


Lampung Selatan, Islamoderat.com ~ Majelis Ta’lim Darul Ishlah mengelar agenda mingguan hadroh dan sholawatan bersama KH. RM Soleh Bajuri Ketua PWNU Lampung. Senin malam selasa (23/03/2015).

Pesona hadroh yang dibalut dengan sholawatan di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan ternyata menjadi suatu tradisi yang terus dikembangkan didesa tersebut.

Majelis Ta’lim Darul Ishlah menggelar agenda pekanan hadroh dan sholawat dalam tiap pekannya kurang lebih dihadiri 150an jamaah Majelis Ta’lim yang tetap istiqomah baik bapak-bapak, ibu-ibu dan pemuda menghidupkan tradisi NU tersebut.

Kepiawaian dalam memainkan alat-alat hadroh atau yang dikenal dilingkungan tersebut dengan nama rebana mampu menjadi alat syiar dakwah islam mengembangkan Aswaja.

Ust. Ahmad Sobari, S.Sos pengasuh Majelis Ta’lim Darul Ishlah menerangkan bahwa mulanya beliau membuat sarana dakwah tersebut untuk mengajak masyarakat didesanya cinta Allah dan Rosulnya melalui hadroh dan sholawat . Seiring perjalanannya hadroh dan sholawat mendapat tanggapan positif sehingga agenda yang sudah menjadi rutinan mingguan dapat terus berjalan dan memiliki kas. Kas tersebutlah yang digunakan untuk menghidupkan seperti membeli aqua, snack, dan makanan malam bersama. InsyaAllah ada berkahnya. Aamiin.

Malam hari ini sangat spesial karena agenda hadroh dan sholawatan dihadiri KH. Soleh Bajuri Ketua PWNU Lampung. “terimkasih romo kyai, sudah menyempatkan dating kedesa kami” Ujar Ust. Ahmad Sobari, S.Sos.

Pada kesempatan tersebut KH. Soleh Bajuri menyampaikan  mauidhoh Hasanah “Mari kita hidupkan tradisi NU melalui hadroh dan sholawat, karena ini seni budaya dan warisan yang harus dilestarikan.” (Rudi Santoso)