Puasa Rajab dalam Hadits Imam Muslim



Islamoderat.com ~
قَالَ سَأَلْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ عَنْ صَوْمِ رَجَبٍ وَنَحْنُ يَوْمَئِذٍ فِي رَجَبٍ فَقَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ
Saya (Utsman bin Hakim al Anshari) bertanya kepada Sa'id bin Jubair mengenai puasa Rajab, dan saat itu kami berada di bulan Rajab. Maka ia pun menjawab; Saya telah mendengar Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma berkata; Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berpuasa hingga kami berkata berkata bahwa beliau tidak akan berbuka. (HR Muslim No 1060)

Imam Nawawi menjelaskan dalam Syarah Muslim bahwa maksud Said Ibnu Jubair tidak ada larangan dan anjuran secara khusus puasa di bulan Rajab. Namun puasa pada dasarnya adalah sunah.

Dalam Sunan Abi Dawud ada anjuran puasa bulan bulan mulia, dan Rajab adalah salah satu bulan mulia.

Oleh : Ust. M. Ma'ruf Khozin
# Dulu bukan bidah, kok sekarang bidah?