Mengapa Malaikat Mikail Tak Pernah lagi Tertawa


Islamoderat.com ~ Salah satu bentuk keadilan Allah SWT adalah diciptakannya surga dan neraka. Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang ta'at sedangkan neraka bagi orang-orang yg ingkar. Pengadilan Allah adalah se-adil-adilnya pengadilan kelak.

Semua orang mengharapkan surga karena kenimatan yang tiara tara, da semua orang jg tidak ingin masuk ke neraka karena siksa didalamnya amat pedih. Tetapi terkadang, ketakutan terhadap neraka tidak dibarengi dengan amal-amal yang bisa menghindarkan dari siksa neraka.

Sebaliknya tidak sedikit dari umat manusia lalai daripadanya. Tidak sedikit pula diantara mereka yang mampu tertawa padahal sedang melakukan kema'siatan terhadap Allah SWT, seolah-olah mereka tidak takut akan siksa di neraka.

Padahal malaikat Mikail saja tak pernah lagi tertawa setelah neraka diciptakan oleh Allah SWT :
***
ﻓﻲ ﺭﻭاﻳﺔ اﺑﻦ ﺃﺑﻲ اﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺏ اﻟﺨﺎﺋﻔﻴﻦ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺚ ﺛﺎﺑﺖ ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ اﻟﺰﻳﻦ اﻟﻌﺮاﻗﻲ ﺟﻴﺪ ﺃﻧﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ ﻟﺠﺒﺮﻳﻞ: ﻣﺎ ﻟﻲ ﻻ ﺃﺭﻯ ﻣﻴﻜﺎﺋﻴﻞ ﻳﻀﺤﻚ ﻓﻘﺎﻝ: ﻣﺎ ﺿﺤﻚ ﻣﻴﻜﺎﺋﻴﻞ ﻣﻨﺬ ﺧﻠﻘﺖ اﻟﻨﺎﺭ (فيض القدير)
Nabi Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallama bertanya pada Jibril: "Kenapa saya tak pernah melihat Mikail tertawa?" Jibril menjawab: "Mikail tidak pernah tertawa sejak neraka diciptakan" (HR Ibnu Abi Dunya, al Iraqi menilai sanadnya bagus. Dikutip dari Faidl al Qadir) 

Malaikat saja sangat khawatir masuk neraka, justru manusia tenang-tenang sambil terbahak-bahak....
***
Oleh : Ust. M. Ma'ruf Khozin
red. Ibnu L' Rabassa