Walikota Perancis: Islam akan Dilarang pada 2027


Islamoderat.com ~ Setelah walikota sebuah kota kecil di Perancis disebut melarang Islam, setidaknya satu aktivis politik Muslim Perancis bersukacita.

Walikota sebuah kota di Perancis Selatan Robert Chardon dalam twiet yang dilakukan beberapa kali pada hari Kamis, mengatakan bahwa "Islam akan dilarang di Perancis pada 18 Oktober 2027."

Mehdi Meftah, pendiri Partai Rakyar Prancis (PIR), sebuah partai politik yang mewakili kepentingan orang-orang bekas koloni mayoritas Muslim Perancis di Afrika dan di tempat lain, mengatakan bahwa pernyataan walikota untuk melarang Islam merupakan sesuatu "tidak masuk akal."

"Kami menginterpretasikan ini sebagai hal yang besar," kata Meftah. Dalam komentarnya, ia menambahkan "Kami -Muslim Perancis- lebih nampak dan nyata. Kami memiliki mobilisasi kami. Kami memiliki visit entang apa yang harus dilakukan oleh Perancis."

Chardon masih belum bersedia untuk memberikan tanggapannya. Sementara seorang juru bicara partai Chardon, Nicholas Sarkozy, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka sedang melakukan pertimbangan untuk melarang Chardon dari partai.

"Kami mengecam ini tetapi kami belum mengeluarkan komentar resmi tentang masalah ini," kata juru bicara UMP Pierre-Albert Mazars. "Kami telah mulai melihat prosedur internal untuk menghapus Chardon dari Partai."

Mazars mengatakan partai tidak mengerti mengapa Chardon memilih tanggal 18 Oktober 2027.

Meftah mengatakan bahwa tweet Chardon menunjukkan bahwa politik Perancis "berada dalam keadaan kacau balau" dan merusak legitimasi Islamophobia sebagai platform politik.

Politisi Perancis "melihat [Muslim] sebagai ancaman," kata Meftah, tanda bahwa Muslim Perancis yang mendapatkan kekuasaan sebagai sebuah entitas politik. (Tribune.com.pk)