Aktifis Muda NU tantang kader PKS Hafidz Ary


Islamoderat.com ~ Kerap kali melakukan serangan terhadap gerakan nasional #AyoMondok, seorang aktifis ITJ (Indonesia Tanpa JIL) yang memiliki akun twitter #nawacitRa ‏@hafidz_ary atau Hafidz Ary Nurhadi, MT ditantang debat oleh aktifis muda NU dari Pengurus Cabang Istimewa NU Amerika.

Hafidz Ary yang enggan dikaitkan sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menganggap gerakan nasional #AyoMondok yang dilaunching di Gedung PBNU pada 1 Juni 2015 telah ditunggangi oleh sepilis. "Gerombolan sepilis ga pantas ikut2an pake hestek #AyoMondok , mrk pantasnya pake hestek #AyoMabok #AyoMojok aau #AyoBeasiswaGakPerluPinter.", tulisnya.

Selain itu, Hafidz Ary alumni Elektro ITB 1998 itu juga meremehkan ilmu alat yang dijadikan pondasi utama di pondok pesantren dalam memahami nas-nas al-Qur'an maupun Hadits.  "Udah ketaker lah Misalnya. Masalahnya mereka cuma pernah pesantren, berlajar ilmu alat. Nah bagian ini yang dijadikan andalannya. Ini mah kosong", tulisnya.

Twit "nyirnyiran" terhadap gerakan #AyoMondok" itu langsung mendapat tanggapan dari akun @Sahal_AS. Akhmad Sahal mengajak Hafidz Ary yang merasa "paling Islam" itu untuk berdebat secara terbuka mengenai Islam.

Tidak hanya mengajak berdebat, Akhmad Sahal juga memberikan kelonggaran kepada aktifis ITJ itu untuk memakai referensi-referensi atau buku-buku terjemahan.

"Gimana kalo kita debat terbuka tentang Islam Bro @hafidz_ary? Klo kamu mau pake' terjemahan g apa-apa deh. Berani?", tantang Akhmad Sahal.

"Bro , ketimbang kau di belakang nyinyirin , gimana kalo kita debat terbuka ttg Islam pas aku di Indonesia? Berani?", tambahnya.

Ajakan diskusi @Sahal_As kepada @hafidz_ary belum juga mendapat respon, tetapi pengguna twitter lainnya banyak mendukung terjadinya diskusi tersebut.

"Saya siap mendatangi dimanapun berada, asal mau berdebat secara JANTAN dengan gus . Show your balls, fidz!",
dukung akun  Ahlusunah Wal Jamaah @QuoteAhlusunnah

"lama-lama kamu bisa sakit , ngomel ngomel sendiri. debat itu bukan kalah menang. debat itu untuk tabayun tulis akun Jajang Jahroni ‏@jajang_jahroni merespon terhadap twit monolog Hafidz Ary.

"Mantap Gus ,tapi ini gak bakal berani...berani nya cuman dibelakang aja sambil nyinyir...ahahah"
, tulis akun Diandra M Partamarga ‏@diandramargan.

ditantang debat tuh ma mas , berani gak? jgn cuma berani di tweet", tulis akun  sija daeng ‏@sijadaeng

"Ini sih udah ngerendahin pesantren, bilang ngaji alat isi kosong,sumpah saya jaga pondok!", tulis akun Muhammad A. Anibudin ‏@aanaboodz

"Sdr sy rasa akan lbh bijak jika menerima tantangan u/debat terbuka drpada bikin TL yg mengindikasikan kedengkian.", saran akun Eddy Santry ‏@EDDYSANTRI.

Sementara Akhmad Sahal meminta Hafidz Ary untuk mengontaknya bila siap terhadap tantangannya.  "Kalo udah siap kontak aku, @hafidz_ary. Aku di Jakarta sampe Desember. Kamu pake terjemahan juga bolah :)", tulisnya lagi.

Dalam twit lamanya (2013), Hafidz Ary juga pernah menyarankan agar orang non-muslim untuk bunuh diri saja karena menurutnya percuma hidup dimana ujung-ujungnya ke neraka.


red. Ibnu Manshur