Dr. Fachry Ali: Civic-Islam Potensial di Jawa Barat


Islamoderat.com ~ Pengamat politik Islam Dr. Fachry Ali berpendapat, munculnya gerakan Islam yang memihak kewargaan berupa Civic-Islam itu sangat potensial berkembang di Jawa Barat.

“Saya melihat apa yang dilakukan teman-teman yang mengusung gagasan Civic-Islam ini punya peluang berkembang di Jawa Barat karena dari sudut pandang sejarah, Jawa Barat memang open menerima apa saja yang masuk,” paparnya pada seminar Civic Islam Untuk Indonesia di Kantor PWNU Jawa Barat 21 Mei 2015.

Menurut Fachry, sejarah membuktikan, terjadi perbedaan antara Jawa Tengah atau Jawa Timur. Di Jawa menurutnya, setiap ide akan mendapatkan halangan dari kelompok yang mapan. Sejarah Hindu, Buddha, kemudian Islam harus melalui pertarungan demi pertarungan karena di sana ada kekuasaan yang kuat berupa keraton. Sementara di Jawa Barat, pergeseran demi pergeseran aliran, paham, pemikiran berjalan mulus.

“Tetapi kemudian nanti para penggerak civic-Islam ini harus berpikir bagaimana melakukan mobilisasi gerakan secara massif hingga ke akar rumput. Itu tantangan yang pasti dihadapi dan jika berkaitan dengan masa depan gerakan Islam, maka pertanyaan yang patut diajukan adalah, sejauh mana kekuatan modal material itu dimiliki,” terangnya.

Dalam pandangan Fachry, kekuatan-kekuatan Islam sepanjang sejarah selalu terbentur oleh modal material. Kelas borjuasi muslim seringkali terbentur pada urusan material ini untuk mobilisasi. Karena itu menurutnya, semua pergerakan Islam harus belajar dari kemampuan mobilisasi KH. Abdurrahman Wahid yang mampu membawa kekuatan Islam memiliki daya tawar yang kuat bahkan sampai ke puncak kekuasaan negara.

“Pertanyaan saya, adakah sosok Abdurrahman Wahid itu sekarang? Jawabnya tidak. Jika tidak, adakah orang yang mampu menjadi seperti Abdurrahman Wahid?” ujarnya memancing peserta seminar berpikir. (Satar Sakri)
red. Ibnu L' Rabassa