Hidayat Nur Wahid: Pembunuh Angeline layak Dihukum Mati


Islamoderat.com ~ Angeline (8) yang awalnya dikira hilang selama 24 hari sangat mengerikan. Pelakunya pun diminta untuk dihukum mati agar bisa menimbulkan efek jera.

"Saya harap polisi dan kejaksaan menjerat pelaku dengan hukuman sekeras-kerasnya. Ini layak dijatuhi hukuman mati. Amat sangat mengerikan," kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2015).

Hukuman mati diyakini akan memberikan efek jera. Dengan demikian, kasus kejahatan anak tak terus terulang.

"Kalau tidak ada hukuman yang maksimal, bisa mudah kejahatan berulang," ujar dia.

Hidayat menuturkan bahwa tragedi Angeline merupakan kelanjutan dari rentetan kasus kejahatan terhadap anak-anak. Pembicaraan terkait revisi UU Perlindungan Anak.

"Sudah ada pembicaraan UU perlindungan anak direvisi, terkait penghukuman penjahat. Upaya ini berjalan. Masalah akan diangkat di Komisi VIII," ucap pria yang juga anggota Komisi VIII tersebut.

Lebih lanjut, Hidayat juga berharap Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak benar-benar menjalankan kewenangannya. Menteri PPA Yohana Yembise diharapkan lebih bekerja keras.

Mantan pembantu ibu angkat Angeline, Agus sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kepala Kepolisian Resort Kota Denpasar Komisaris Besar Agung Made Sudana mengatakan Agus membunuh Angeline dengan cara membenturkan kepala korban ke lantai. Setelah itu, pelaku juga memperkosa korban.

Usai melakukan tindakan keji itu Agus mendiamkan korban sebentar di kamar. Setelah tidak ada orang untuk mencari korban, pelaku lalu mengubur korban di belakang rumah.

sumber detik