Buku "Aswaja" Yang Terpendam, Akan Dicetak Ulang


Islamoderat.comMendapat Kehormatan Berguru Kepada Ulama Banjar


الدخيرة الثمينة لأهل الاستقامة
للشيخ شرواني عبدان البنجري


ٍٍSiang (3/9/2015) Penerbit Muara Progresif menghubungi saya untuk mempertemukan Kiai Kasyful Anwar dari Bangil. Kami pun berjumpa di kawasan Asrama Haji Sukolilo. Kiai sepuh ini mengawali pembicaraannya: "Ini ada naskah buku ayah saya, Kiai Syarwani Abdan, tentang Tahlil, Talqin dan Tawassul. Mau diterbitkan ulang. Saya sudah minta ditelaah kepada Kiai Muhyiddin Jember, tapi beliau mengarahkan kepada anda".


Buku "Aswaja" Yang Terpendam, Akan Dicetak Ulang-islamoderat.com

Terkejut sekali saya mendengar apa yang beliau sampaikan. Karena ini 'arahan' dari guru saya, maka saya pun mulai melihatnya. Ternyata, buku yang di tulis di pertengahan 1966 ini telah ditelaah oleh KH Mahrus Ali Lirboyo, baik sebagai Rais Syuriah PWNU Jatim atau pengasuh PP Hidayatul Mubtadiin Lirboyo, juga pengantar dari Prof. Idham Khalid sebagai ketua PBNU.

Andai kata buku hujjah amaliah ini dikarang orang sekarang, saya tidak heran karena jaringan pembela Aswaja di seluruh negara telah terbangun, khususnya lewat media informasi, juga karena telah ada di masa digital. Ternyata buku ini sudah memuat dalil-dalil Aswaja yang saat ini ada di karya-karya ulama sekarang.

Sedikit saya mulai bertanya: "Apa Kiai Syarwani ini dekat dengan kawasan Guru Sekumpul (KH Zaini Abdul Ghoni) Banjar? Beliau menjawab: "Guru Sekumpul salah satu murid ayah saya". Beliau juga menyampaikan bahwa selama di Makkah, Kiai Syarwani ini sangat dekat dengan Syaikh Yasin al Fadani, Sayid Muhammad dan sebagainya.

Kitab ini bernama 'adz-Dzakhirat al-Tsaminah li Ahl al-Istiqamah', akan dicetak ulang, yang ke V kalinya dan akan dibagikan gratis saat haul Kiai Syarwani di Bangil, 17 Safar, akhir bulan Nov (2015) ini. Semoga ada tambahan ilmu dari kitab ini. Amin.


Oleh : Ust. Muhammad Ma'ruf Khozin