Mengapa Setelah Khatam al-Quran Membaca Awal Surat al-Baqarah Lagi?


Islamoderat.com ~ Bagi masyarakat yang dekat dengan kultur pesantren atau surau, tradisi khataman sering ditemui di lingkungan mereka. Dan biasanya dalam tradisi mengkhatamkan al-Qur'an itu masyarakat bersama-sama membaca lagi dari awal dan permulaan surat al-baqoroh.

Ya, tradisi khataman al-Qur'an memang merupakan bagian daripada kebiasaan masyarakat Islam, lebih-lebih masyarakat muslim Indoensia. Salah satu kebiasaan umat Islam ketika telah mengkhatamkan al-Qur'an, maka mereka kembali membaca awal surah al-Baqarah lagi (mengulang bacaan).


Hal ini diamalkan oleh para ahli ilmu Qiraah. Amaliyah mereka tersebut berdasarkan hadis Nabi Saw berikut:

قال رجل: يا رسول الله أي العمل أحب إلى الله؟ قال: «الحال المرتحل». قال: وما الحال المرتحل؟ قال: «الذي يضرب من أول القرآن إلى آخره كلما حل ارتحل
"Seorang sahabat bertanya: Wahai Rasul Allah, amal apa yang paling dicintai Allah? Nabi menjawab: "Adalah orang yang telah sampai dan orang yang berangkat". Ia bertanya: "Apa itu?" Nabi menjawab: "Yaitu orang yang membaca al Quran dari awal hingga akhir. Setiap ia sampai (khatam), maka ia memulai kembali" (HR Tirmidzi, ia menilai gharib)


Dari hadis ini, menurut Imam al-Jazari, para ulama ahli qiraah di Makkah setiap selesai khatam al-Quran maka memulai lagi membaca 5 ayat surat al-Baqarah (Tuhfat al Ahwadzi Syarah Sunan al Tirmidzi)




Ust. Muhammad Ma'ruf Khozin